Putu : Museum Merupakan Kekayaan Bangsa

putu-museum-merupakan-kekayaan-bangsa

Kaganga.com, Palembang- Museum bukanlah hanya sebuah gedung, melainkan kekayaan bangsa. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia (AMI), Putu Supadma Rudana saat diwawancarai saat menghadiri pameran senjata tradisional, Museum Balaputra Dewa Palembang, Rabu (21/10).

Putu mengatakan, pihaknya menginginkan adanya sinergi dengan semua pihak, baik pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah untuk memuliakan museum. “Hal ini dikarenakan museum merupakan rumah tertinggi daripada kebudayaan, rumah abadi peradaban dan merupakan kekayaan bangsa. Jadi museum bukan sekedar bangunan saja,” katanya.

Alasan museum merupakan kekayaan bangsa karena apa yang ada didalam museum merupakan kekayaan bangsa yang nilainya melebihi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. “Nilanya melebihi Triliunan Dollar atau apapun itu,” ujar Putu.

Putu mengungkapkan, untuk itulah dirinya berharap agar Pemerintah Indonesia termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dapat memuliakan museum dengan memperhatikan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya yang selama ini merasa dipinggirkan dan anggarannya dibesarkan karena selama ini masih kecil. “Selain itu juga dibuatkan Undang-Undang yang mengatur permuseuman,” ungkapnya.

Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia (AMI) Putu Supadma Rudana juga menyatakan bahwa Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diminta untuk melakukan pemekaran Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) Sumsel.

“Kita mengusulkan agar Sumsel melakukan pemekaran AMIDA Sumsel karena saat ini museum yang ada di Sumsel telah mencukupi dan itu merupakan salah satu pertimbangan untuk melakukan pemekaran,” katanya saat diwawancarai seusai menghadiri acara pameran “Senjata Tradisional Sumatera” yang berlangsung di Auditorium Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa, Palembang.

Saat ini Provinsi Sumsel masih tergabung dalam AMIDA bagian selatan. “Saya rasa pemekaran untuk AMIDA Sumsel akan terlaksana dalam waktu yang tidak lama lagi. Sebab perkembangan museum di sumsel berkembang cepat dan juga jumlahnya sudah cukup banyak yaitu lebih dari 5 museum,” ujar Putu.

Putu mengungkapkan, saat ini untuk AMI memiliki lebih dari 18 AMIDA baik dari aceh hingga papua. “jika sumsel telah mekar maka AMI akan memiliki 19 AMIDA,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pameran “Senjata Tradisional Sumatera” yang berlangsung di Auditorium Museum Negeri Sumsel Balaputra Dewa, Palembang ini berlangsung dari 21-26 Oktober 2015 dan diikuti 9 museum yang ada di pulau sumatera yaitu Museum Negeri Aceh, Museum Negeri Sumatera Utara, Museum Negeri Sumatera Barat, Museum Negeri Riau, Museum Negeri Jambi, Museum Negeri Bengkulu, Museum Negeri Sumsel, Museum Negeri Lampung, dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Author : Ambar Wai
Editor : Gaara Nasution

Sumber : Kaganga.com, 21 Oktober 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *